Awalnya aku melihat wajahmu di layar itu
Kutemukan satu titik tanda di matamu
Begitu tajam tatapanmu, penuh kepastian
Tak heran, bila aku terlena,
Aku menyukaimu karena kau seorang wanita
Kini,……
Kau selalu ada dalam benakku
Kau selalu ada
dalam pikiranku
Kau selalu ada dalam hatiku.
Apa yang terjadi…?
Tahukah kau jika satu jam saja tak melihat wajahmu
aku sangat
mencemaskanmu……
Aku takut kehilanganmu
Bila saja, kau tak hadir di jendela kaca itu
Aku takut kau pergi,
bahkan kini hanya
merindukanmu.
Di saat kesendirianku,
aku selalu
memikirkanmu,
aku selalu bertanya-tanya dalam hati
apakah kau juga
punya perasaan yang sama denganku......?
Kadang ku ragu
sendiri, mungkin aku tak sempurna,
Tapi qalbuku meyakinkan diriku,
ya, qalbu ini
sempurna tetoreh indah namamu.
oh, tanpa kusadari
ternyata,
Kau sudah milik
seseorang.....
Betapa, petakanya hatiku,
Namun kusadar, biarlah aku simpan perasaan ini,
Sampai batas waktu tak terhingga
Awalnya aku melihat wajahmu di layar itu
Kutemukan satu titik tanda di matamu
Begitu tajam tatapanmu, penuh kepastian
Tak heran, bila aku terlena,
Aku menyukaimu karena kau seorang wanita
Kini, …….
Kau selalu ada dalam benakku
Kau selalu ada
dalam pikiranku
Kau selalu ada dalam hatiku.
Apa yang terjadi…?
Tahukah kau jika satu jam saja tak melihat wajahmu
aku sangat
mencemaskanmu……
Aku takut kehilanganmu
Bila saja, kau tak hadir di jendela kaca itu
Aku takut kau pergi,
bahkan kini hanya
merindukanmu.
Di saat kesendirianku,
aku selalu
memikirkanmu,
aku selalu bertanya-tanya dalam hati
apakah kau juga
punya perasaan yang sama denganku......?
Kadang ku ragu
sendiri, mungkin aku tak sempurna,
Tapi qalbuku meyakinkan diriku,
ya, qalbu ini
sempurna tetoreh indah namamu.
oh, tanpa kusadari
ternyata,
Kau sudah milik
seseorang.....
Betapa, petakanya hatiku,
Namun kusadar, biarlah aku simpan perasaan ini,
Sampai batas waktu tak terhingga
Awalnya aku melihat wajahmu di layar itu
Kutemukan satu titik tanda di matamu
Begitu tajam tatapanmu, penuh kepastian
Tak heran, bila aku terlena,
Aku menyukaimu karena kau seorang wanita
Kini, …….
Kau selalu ada dalam benakku
Kau selalu ada
dalam pikiranku
Kau selalu ada dalam hatiku.
Apa yang terjadi…?
Tahukah kau jika satu jam saja tak melihat wajahmu
aku sangat
mencemaskanmu……
Aku takut kehilanganmu
Bila saja, kau tak hadir di jendela kaca itu
Aku takut kau pergi,
bahkan kini hanya
merindukanmu.
Di saat kesendirianku,
aku selalu
memikirkanmu,
aku selalu bertanya-tanya dalam hati
apakah kau juga
punya perasaan yang sama denganku......?
Kadang ku ragu
sendiri, mungkin aku tak sempurna,
Tapi qalbuku meyakinkan diriku,
ya, qalbu ini
sempurna tetoreh indah namamu.
oh, tanpa kusadari
ternyata,
Kau sudah milik
seseorang.....
Betapa, petakanya hatiku,
Namun kusadar, biarlah aku simpan perasaan ini,
Sampai batas waktu tak terhingga